Banten Bicara – Lomba dai cilik memeriahkan rangkaian kegiatan Ramadhan Al-A’zhom Festival tahun ini. Sebanyak 52 peserta dari berbagai sekolah dasar dan madrasah ikut ambil bagian dalam ajang yang berlangsung di kawasan Masjid Raya Al-A’zhom tersebut.

Panitia menyelenggarakan lomba dai cilik sebagai wadah pembinaan generasi muda agar berani tampil dan mampu menyampaikan pesan keagamaan sejak usia dini. Para peserta tampil satu per satu di atas panggung dengan penuh percaya diri. Mereka membawakan materi ceramah seputar keutamaan Ramadan, akhlak mulia, serta pentingnya menghormati orang tua.
Baca Juga : Satpol PP Tangerang terjunkan tim patroli cegah balap liar jelang sahur
Ketua panitia menjelaskan bahwa lomba dai cilik tidak hanya menguji kemampuan berbicara, tetapi juga menilai pemahaman materi, ekspresi, adab, dan penguasaan panggung. Dewan juri memberikan penilaian secara langsung setelah setiap peserta menyelesaikan penampilannya. Panitia juga melibatkan tokoh agama dan pendidik sebagai juri agar proses penilaian berjalan objektif.
Orang tua peserta turut memadati area acara dan memberikan dukungan penuh kepada anak-anak mereka. Sorak semangat dan tepuk tangan mengiringi setiap penampilan. Suasana festival terasa hangat dan penuh kebersamaan, sejalan dengan semangat Ramadan yang mengedepankan persaudaraan.
Melalui lomba dai cilik ini, panitia berharap anak-anak semakin mencintai dunia dakwah dan terbiasa menyampaikan nilai-nilai kebaikan di lingkungan sekitar. Kegiatan ini juga memperkuat karakter percaya diri, tanggung jawab, dan keberanian tampil di depan umum.
Ramadhan Al-A’zhom Festival terus menghadirkan beragam kegiatan religius dan edukatif sepanjang bulan suci. Dengan partisipasi puluhan peserta dalam lomba dai cilik, festival ini berhasil menjadi ruang positif bagi generasi muda untuk mengasah bakat sekaligus memperdalam pemahaman agama.